Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi sikap sosial seluruh lapisan masyarakat. Masyarakat memilih untuk lebih berhati-hati saat memutuskan bepergian keluar rumah. Termasuk para masyarakat yan sedang menderita sebuah penyakit, akhirnya juga merasa takut untuk melakukan pemeriksaan ke RS.

Menurut survey yang dilakukan oleh Indonesian Stroke Society (ISS), pasien stroke enggan datang ke RS kecuali gejala sudah sangat parah dan juga cenderung menghindari rawat inap. Tercatat penurunan pasien stroke >50% saat pandemic.

Padahal untuk penderita stroke akut, semakin cepat pasien tsb melakukan pemeriksaan ke IGD RS stroke-ready, maka semakin tinggi peluang pasien tsb untuk terhindar dari kematian, kecacatan, bahkan komplikasi akibat stroke.

Ingat, stroke masih menjadi penyebab kematian nomor 1 di Indonesia dgn mortalitas 50,4%! Meski ditengah pandemic, yuk #StrokeJanganDiamDiRumah!

Source : Pandemic Talks

Share :

© Indonesian Stroke Society 2020

SC-ID-01652

© Indonesian Stroke Society 2020

SC-ID-01652